Honor TPP Belum Cair, Karyawan RSUD Pekanbaru Terbelit Utang
Kamis, 20-09-2018 - 11:34:39 WIB
(f: dtc)

TERKAIT:
 
  • Honor TPP Belum Cair, Karyawan RSUD Pekanbaru Terbelit Utang
  •  

    PEKANBARU-Honor tambahan penghasilan pegawai (TPP) seribuan karyawan RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru, selama tiga bulan belum cair. Akibatnya, pegawai banyak terlilit utang.

    ''Para karyawan kini banyak terbelit utang, terutama para perawat. Sudah tiga bulan dana TPP tidak dibayarkan pihak manajemen rumah sakit,'' kata dr Burhannuddin, karyawan senior di RSUD Arifin Achmad, kepada detikcom, Rabu (19/9/2018).

    Karena belum cairnya uang TPP, katanya para perawat kini terbelit utang. Sebab, selama ini mereka menggunakan dana TPP untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup.

    ''Kan mereka selama ini berani mengambil utang karena ada yang diharapkan selain gaji pokok, yaitu dana TPP. Sekarang dana TPP sudah tiga bulan tak dibayar, tentu mereka harus mengutang ke sana-kemari untuk menutupi utang juga,'' kata Burhannuddin.

    Para PNS di RSUD Arifin Achmad, kata Burhan, rata-rata setiap bulan menerima dana TPP sebesar Rp 3 juta. Dana itulah yang dipakai sebagai tambahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka.

    ''Padahal rumah sakit milik pemerintah daerah lainnya tidak pernah telat. Pada tahun-tahun sebelumnya, kondisi yang sama pernah terjadi di tempat kami ini,'' kata Burhan.

    Para karyawan berharap, pihak manajemen segara mencairkan dana TPP tersebut. Sebab, satu-satunya instansi Pemprov Riau yang belum menerima dana TPP adalah RSUD Arifin Achmad.

    ''Padahal di RSUD itu kan sifatnya pelayanan langsung ke masyarakat, bukan seperti instansi lainnya yang hanya soal administrasi. Kami di sini pelayanan langsung ke masyarakat, tapi di tempat ini juga paling telat bayarnya,'' kata Burhan.

    Pihak karyawan tidak akan iri hati bila memang kondisi keuangan Pemprov Riau mengalami defisit.

    ''Kalau memang Pemprov Riau defisit dan tak ada anggaran, mungkin karyawan akan maklum. Tapi keterlambatan ini kan hanya di RSUD Arifin Achmad saja, instansi lain sudah terima dana TPP,'' kata Burhan.

    Direktur RSUD Arifin Achmad, dr Nuzelly Husnedy, tidak membantah hal itu. Menurutnya, keterlambatan pembayaran karena masih proses input seluruh data karyawan.

    ''Kan masing-masing karyawan TPP-nya berbeda-beda. Ini berdasarkan di mana dia ditugaskan. Antara perawat di ruangan biasa dan perawat di bagian operasi atau ICU kan beda-beda nilai TPP-nya. Inilah yang masih kita hitung. Semoga dalam waktu dekat bisa kita selesaikan,'' kata Nuzelly. (dri)



     
    Berita Lainnya :
  • Honor TPP Belum Cair, Karyawan RSUD Pekanbaru Terbelit Utang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Siaran TV Digital Masih Menunggu Ekosistem
    2 Ini Data 104 Perusahaan yang Diduga Lakukan Alih Fungsi Lahan Versi Komisi A DPRD Riau
    3 Dinilai Sukses Membangun Pekanbaru
    Firdaus-Ayat di Mata Para Tokoh Riau
    4 Advertorial Pemko Pekanbaru
    2019, Pemko Targetkan Pekanbaru Terbebas dari Kawasan Kumuh
    5 Ini Harga iPhone 7 dan iPhone 7 Plus dari iBox!
    6 Dewan Pengupahan Sepakati UMK Inhil 2017 Rp2.342.160
    7 Para Pasangan Calon di Pilwako Pekanbaru dan Pilkada Kampar Jalani Tes Kesehatan
    8 Advertorial Pemko Pekanbaru
    Lakukan Pemerataan Pembangunan dengan Pengembangan Kawasan Tenayan Raya
    9 Ada yang Menarik di Mesjid An-Nizham Pantai Raja Kampar, Ini Dia!
    10 Advertorial Pemko Pekanbaru
    Tolak Transportasi Online, Cara Dishub Pekanbaru Memelihara Angkutan Konvensional
     
     
    Jum'at, 22-November-2019 | Jam Digital
    PEDOMAN MEDIA SIBER
    © 2015-2017 PEKANBARUSATU.COM, All Rights Reserved
    lace frontal wigscurly hair weave