Terseret Kasus Suap PLTU Riau-1, Sofyan Basir Divonis Bebas
Senin, 04-11-2019 - 22:17:57 WIB
(f: merdeka.com)

TERKAIT:
 
  • Terseret Kasus Suap PLTU Riau-1, Sofyan Basir Divonis Bebas
  •  

    JAKARTA-Pengadilan Tipikor memvonis bebas mantan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir bebas. Vonis dibacakan Majelis Hakim Ketua Hariono.

    "Menyatakan terdakwa Sofyan basir tidak terbukti secara bersalah sebagaimana yang didakwakan jaksa penuntut umum dalam dakwaan pertama dan kedua," kata Hakim Hariono membacakan putusan sidang, Senin (4/11), sebagaimana dilansir merdeka.com.

    Kemudian, hakim juga memerintahkan agar Sofyan Basir segera dibebaskan dari tahanan.

    "Kedua, membebaskan terdakwa dari segala dakwaan dan ketiga memerintahkan terdakwa agar dibebaskan dari tahanan," sambung Hariono.

    Jaksa Tuntut Sofyan Basir 5 Tahun Penjara

    Ia dituntut 5 tahun penjara denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan. Mantan Direktur Utama BRI itu dianggap turut membantu terjadinya tindak pidana korupsi berupa suap terkait proyek PLTU Riau-1.

    Jaksa penuntut umum pada KPK membacakan tuntutan Sofyan Basir pada Senin, 7 Oktober 2019 kemarin.

    Saat mendengar tuntutan jaksa, Sofyan Basir menilai ada kreativitas yang luar biasa yang diperlihatkan KPK. Menurut Sofyan, ada hal yang tak wajar sejak dirinya dijerat sebagai tersangka dalam perkara ini.

    "Jadi memang dalam arti kata, saya merasa ada sesuatu yang tak wajar karena ini bukan proyek APBN, ini projek betul-betul kami terima uang dari luar dalam rangka investasi masuk," kata Sofyan Basir usai mendengar tuntutan seperti dikutip dari Antara.
    2 dari 4 halaman
    Sofyan Bantah Terima Duit Suap

    Sofyan mengatakan, seperti yang disebutkan jaksa KPK, dirinya tak menerima sepersen pun dari proyek senilai USD 900 juta itu. Dia bahkan menuduh tim lembaga antirasuah telah mengkriminalisasinya.

    "Bisa dikatakan kriminalisasi," kata Sofyan Basir.

    Jaksa Nilai Sofyan Fasilitasi Pertemuan Eni Saragih dan Idrus Marham

    Meski demikian, tuntutan 5 tahun dari jaksa KPK terhadap Sofyan Basir bukan tanpa alasan. Sofyan Basir dinilai terbukti turut memfasilitasi pertemuan antara anggota Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, politikus Partai Golkar Idrus Marham, dan pengusaha, Johannes Budisutrisno Kotjo dalam pembahasan PLTU Riau-1.

    Tak hanya itu, Sofyan Basir juga dianggap mengetahui bahwa Eni Saragih dan Idrus Marham akan mendapatkan fee dari Johanes Kotjo jika perusahaan Johanes, Blackgold Natural Resources Limited diberikan kesempatan menggarap PLTU Riau-1.

    Sofyan Basir juga disebut beberapa kali melakukan pertemuan dengan Eni Saragih dan Kotjo membahas proyek ini. Sofyan menyerahkan ke anak buahnya, Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN Supangkat Iwan Santoso untuk mengurus proposal yang diajukan Kotjo.

    Atas bantuan Sofyan Basir, perusahaan Johanes Kotjo mendapatkan proyek PLTU Riau-1. Eni dan Idrus menerima imbalan dari Kotjo sebesar Rp 4,7 miliar.

    Jaksa Nilai Sofyan Langkahi Prosedur di PLN

    Tindakan lainnya yang dinilai turut membantu terjadinya suap adalah penandatanganan surat persetujuan. Padahal, sebelum surat itu ditandatangani, materi harus dirapatkan dengan jajaran direksi lain di PLN.

    Sementara dalam kasus ini Sofyan melangkahi prosedur tersebut. Sofyan terlebih dahulu melakukan penandatanganan surat persetujuan proyek tersebut meski materi dari surat itu belum dibahas lebih lanjut dengan jajaran direksi lainnya di PLN.

    Merujuk keterangan ahli hukum Abdul Fickar Hadjar, jaksa mengatakan orang yang membantu perbuatan tindak pidana korupsi tak harus mendapatkan hasil.

    "Dalam hal mereka yang turut membantu tidak harus memperoleh manfaat yang didapatkan," ucap jaksa saat membaca analisa yuridis tuntutan Sofyan Basir. (dri)



     
    Berita Lainnya :
  • Terseret Kasus Suap PLTU Riau-1, Sofyan Basir Divonis Bebas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Siaran TV Digital Masih Menunggu Ekosistem
    2 Ini Data 104 Perusahaan yang Diduga Lakukan Alih Fungsi Lahan Versi Komisi A DPRD Riau
    3 Dinilai Sukses Membangun Pekanbaru
    Firdaus-Ayat di Mata Para Tokoh Riau
    4 Advertorial Pemko Pekanbaru
    2019, Pemko Targetkan Pekanbaru Terbebas dari Kawasan Kumuh
    5 Ini Harga iPhone 7 dan iPhone 7 Plus dari iBox!
    6 Dewan Pengupahan Sepakati UMK Inhil 2017 Rp2.342.160
    7 Para Pasangan Calon di Pilwako Pekanbaru dan Pilkada Kampar Jalani Tes Kesehatan
    8 Advertorial Pemko Pekanbaru
    Lakukan Pemerataan Pembangunan dengan Pengembangan Kawasan Tenayan Raya
    9 Ada yang Menarik di Mesjid An-Nizham Pantai Raja Kampar, Ini Dia!
    10 Advertorial Pemko Pekanbaru
    Tolak Transportasi Online, Cara Dishub Pekanbaru Memelihara Angkutan Konvensional
     
     
    Rabu, 13-November-2019 | Jam Digital
    PEDOMAN MEDIA SIBER
    © 2015-2017 PEKANBARUSATU.COM, All Rights Reserved
    lace frontal wigscurly hair weave